Sudah Ada Tahun Baru Lagi, Saudaraku…

8 January 2016
Saudaraku,
Sudah ada tahun baru lagi
Sudah ada 12 bulan yang kita lewatkan
Sudah ada 52 minggu yang berlalu
Sudah ada 365 hari yang kita lampaui
Lalu apa yang kita dapati hari ini?
   
Saudaraku,
Telah banyak waktu kita habiskan
Yang hanya tergadai oleh semunya kenikmatan
Bahkan hanya sekali itu saja yang kita dapatkan
Hingga kita lupakan akhirat dan keabadian
   
Terlalu banyak kita gunakan kata-kata demi kesejatian
Namun akhirnya, justru kita tebarkan kemunafikan
Sudah berjibun kali kita atasnamakan keikhlasan
Tapi itu menjadi kamuflase atas segala ketidakpedulian
   
Saudaraku,
Sesungguhnya kita bisa lebih paham
Mana yang terang dan mana yang kelam
Biarlah yang lain bisa kita jadikan inspirasi atau mungkin ilham
Untuk mengasah dan mempertajam
Bukan hanya kita simpan dan pendam
Tapi, apa yang sekarang kita dapatkan dan kita genggam?
   
Sejenak mari becermin, saudaraku
Tentang segala niat yang entah mampu kita ujudkan atau hanya menjadi kehendak semu
Tentang kata dan ucap yang terungkap atau menjadi hiasan patung bisu
Tentang segala periaku yang telah menjelma menjadi kebiasaan atau sekadar wajah palsu

Jika nilai-nilai terus kita gerus dengan keberpihakan pada untung dan rugi
Jika semangat senantiasa kita hias dengan hitung-hitungan nominal dan material
Jika perbedaan selalu kita pupuk dengan sentimen kepentingan pribadi dan golongan
Jika kemanusiaan sengaja kita eja dengan bahasa yang tak lazim bagi umat manusia
Maka, apa yang hari ini bisa kita ceritakan kepada ibunda pertiwi ini?
Bukankah ia sudah menjadi tanah air dan tumpah darah
Sejak nenek moyang kita menghirup udara dari cakrawalanya
Sejak para leluhur kita makan dari hasil buminya
Sejak para orang tua kita minum dari sumber airnya
   
Saudaraku,
Belum cukupkah kita coreng muka kita sendiri
Ketika rasa kedengkian selalu tak berkesudahan
Ketika klaim kebenaran dibangun dengan dasar suka atau tidak suka
Ketika kehendak dijepit dalam ketiak pemaksaan
Ketika pembodohan dihidangkan di menu utama semua media

Saudaraku,
Hari ini sudah ada tahun baru lagi
Jadi, apa yang sudah kita dapati hari ini?
Mari becermin pada diri kita sendiri
Masihkah ada akal sehat yang mampu mengontrol diri?
Masihkah ada hati nurani yang mampu memawas diri?

Semoga,
Masih ada kemanusiaan dalam diri manusia yang tengah becermin dan mencoba untuk melihat
“Apa yang sudah kita dapatkan hari ini?”

Hari ini, sudah ada tahun baru lagi
Saudaraku

Depok, Januari 2016