Bapak, Aku Bangga menjadi Anakmu…

9 April 2016
Bapakku adalah seorang NU tulen
Beliau adalah alumni Tebuireng, Jombang
Pernah aktif di IPNU dan Anshor Kediri
Lalu menjadi anggota dewan juga dari Partai NU

Saat tinggal di kota Jogjakarta
Beliau berguru pada para kiai di PP Al Munawwir Krapyak
Kedekatan beliau dengan keluarga Krapyak
Aku saksikan dalam beberapa kitab dan kamus (Al Munawwir & Al’ Ashr) yang dihadiahkan kepada beliau, langsung dari muallifnya.

Aku mengenal ziarah makam, karena beliau sering mengajak anak-anaknya ziarah
Selain ke makam kakek-nenek kami, juga rutin ke Makam nDongkelan

Di sebuah tempat yang baru saja ditempati, beliau bersama-sama teman semasanya, pernah pula merintis sebuah masjid yang menjadi salah satu pusat kegiatan NU
Di masjid inilah, aku mengenal yasinan & tahlilan di setiap malam Jum’at
Alhamdulillah, masjid itu makin ramai dan makin megah hingga saat ini, bahkan menjadi kantor NU.
Kala menjadi dosen pun, beliau adalah pembina organisasi PMII.
Sampai suatu masa, beliau pernah juga menjadi pengurus syuriah NU tingkat propinsi.

Aku dan lima saudaraku dikenalkannya dengan pesantren-pesantren berbasis NU;
PP Al Munawwir Krapyak, Al Muayyad Mangkuyudan, Sunan Pandan Aran Candi, Nurul Ummah Kotagede, Darul Falah Cukir, Nailul-Ula Ploso Kuning, dan Nailus Salam Krakitan
Di pondok-pondok inilah, aku dan kelima saudaraku melanjutkan studi, setelah kami sempat mengenyam pendidikan tingkat sekolah dasar di SD Muhammadiyah.

Ya, bapakku adalah seorang NU tulen.

#kangenbapak

Advertisements